16. Sifat ke 16 - Sifat Aliman
ููููุฌูุจู ููู ุญููููู ุชูุนูุงูู
ููููููููู ุนูุงููู
ููุง ููุถูุฏูููู ูููููููู ุฌูุงูููุงู ููุงูุฏูููููููู ุนููู ุฐูููู
ุฏููููููู ุงููุนููููู
ู
Wajib pada แธฅaqqnya
Allah s.w.t., sifat Kaunuhu โฤliman (adanya Allah Dzat yang Maha Mengetahui).
Kebalikannya adalah sifat Kaunuhu Jฤhilan (adanya Allah Dzat yang Bodoh). Dalil
bahwa Allah s.w.t. memiliki sifat adanya Allah Dzat yang Maha Mengetahui adalah
dalil sifat al-โIlmu (Maha Mengetahui).
- Sifat wajib : Ilmu Artinya "Maha mengetahui"
- Sifat Mustahil : Jahlun Artinya Bodoh
- Dalil Aqli : "Seandainya Allah jahal (Bodoh) pasti Allah tidak Irodat(tidak berkehendak karena bodoh), dan itu mustahil."
- Dalil Naqli : "QS. Al-Baqoroh : 231"
ููุงุนูููู
ููุง ุฃูููู ุงูููููู
ุจูููููู ุดูููุกู ุนููููู
ู
Dan
ketahuilah bahwasanya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.
Sifat ke 17 - Sifat Hayyan
. ููููุฌูุจู ููู ุญููููู ุชูุนูุงูู
ููููููููู ุญูููููุง ููุถูุฏูููู ูููููููู ู
ููุชููุง ููุงูุฏูููููููู ุนููู ุฐูููู ุฏููููููู
ุงููุญููููุงุฉู.
Wajib pada แธฅaqqnya
Allah s.w.t., sifat Kaunuhu แธคayyan (adanya Allah Dzat yang Maha Hidup).
Kebalikannya adalah sifat Kaunuhu Mayyitan (adanya Allah Dzat yang Mati). Dalil
bahwa Allah s.w.t. memiliki sifat yang Maha Hidup adalah dalil sifat
al-แธคayyฤh(Maha Hidup).
- Sifat wajib : Wujud Artinya "Ada"
- Sifat Mustahil : 'Adam Artinya Tidak ada
- Dalil Aqli : "Seandainya Allah Maut (Mati) pasti Allah tidak Qudrat, Iradatdan tidak โIlmu, dan itu mustahil."
- Dalil Naqli : "QS. Al-Baqoroh : 255"
ุงูููููู ููุง ุฅููููู ุฅููููุง
ูููู ุงููุญูููู ุงููููููููู
ู ุงูุจูุฑุฉ: 255
Allah,
tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan dia yang hidup kekal lagi
terus menerus mengurus (makhluk-Nya)
Sifat ke 18 = Sifat Sami'an
ููููุฌูุจู ููู ุญููููู ุชูุนูุงูู
ููููููููู ุณูู
ูููุนููุง ุจูุตูููุฑูุง ููุถูุฏููููู
ูุง ูููููููู ุฃูุตูู
ูู ูููููููููู ุฃูุนูู
ู
ููุงูุฏูููููููู ุนููู ุฐูููู ุฏููููููู ุงูุณููู
ูุนู ูู ุฏููููููู ุงููุจูุตูุฑู.
Wajib pada แธฅaqqnya
Allah s.w.t., sifat Kaunuhu Samฤซโan (adanya Allah Dzat yang Maha Mendengar) dan
Kaunuhu Bashฤซran(adanya Allah Dzat yang Maha Melihat). Kebalikannya adalah
sifat Kaunuhu โAshamma (adanya Allah Dzat yang Tuli) adan Kaunuhu Aโmฤ (adanya
Allah Dzat yang Maha Buta). Dalil bahwa Allah s.w.t. memiliki sifat adanya
Allah Dzat yang Maha Mendengar dan adanya Allah Dzat yang Maha Melihat adalah
dalil sifat as-Samaโ dan dalil sifat al-Bashar (Maha Mendengar dan Maha
Melihat).
- Sifat wajib : Sama'Artinya "maha Mendengar"
- Sifat Mustahil : Shomamun Artinya Tuli/tidak bisa mendengar
- Dalil Aqli : "Tidak masuk akal apabila Allah tidak mendengar."
- Dalil Naqli : "QS. AS-suro: 11"
ูููููู ุงูุณููู
ููุนู
ุงููุจูุตููุฑู ุงูุดูุฑู: 11
dan
Dia-lah yang Maha mendengar dan Melihat.
Sifat ke 19- Sifat Bashiron
ููููุฌูุจู ููู ุญููููู ุชูุนูุงูู
ููููููููู ุณูู
ูููุนููุง ุจูุตูููุฑูุง ููุถูุฏููููู
ูุง ูููููููู ุฃูุตูู
ูู ูููููููููู ุฃูุนูู
ู
ููุงูุฏูููููููู ุนููู ุฐูููู ุฏููููููู ุงูุณููู
ูุนู ูู ุฏููููููู ุงููุจูุตูุฑู.
Wajib pada แธฅaqqnya
Allah s.w.t., sifat Kaunuhu Samฤซโan (adanya Allah Dzat yang Maha Mendengar) dan
Kaunuhu Bashฤซran(adanya Allah Dzat yang Maha Melihat). Kebalikannya adalah
sifat Kaunuhu โAshamma (adanya Allah Dzat yang Tuli) adan Kaunuhu Aโmฤ (adanya
Allah Dzat yang Maha Buta). Dalil bahwa Allah s.w.t. memiliki sifat adanya
Allah Dzat yang Maha Mendengar dan adanya Allah Dzat yang Maha Melihat adalah
dalil sifat as-Samaโ dan dalil sifat al-Bashar (Maha Mendengar dan Maha
Melihat).
- Sifat wajib : Bashor Artinya "Maha Melihat"
- Sifat Mustahil : 'Umyun Artinya Buta/tidak bisa melihat
- Dalil Aqli : "Tidak masuk akal apabila Allah tidak melihat"
- Dalil Naqli : "QS. AS-suro: 11"
ูููููู ุงูุณููู
ููุนู
ุงููุจูุตููุฑู ุงูุดูุฑู: 11
dan
Dia-lah yang Maha mendengar dan Melihat.
Sifat ke 20 - Sifat Mutakaliman
ููููุฌูุจู ููู ุญููููู ุชูุนูุงูู
ููููููููู ู
ูุชููููููู
ููุง ููุถูุฏูููู ูููููููู ุฃูุจูููู
ู ููุงูุฏูููููููู ุนููู ุฐูููู
ุฏููููููู ุงูููููุงูู
ู.
Wajib pada แธฅaqqnya
Allah s.w.t., sifat Kaunuhu Mutakalliman (adanya Allah Dzat yang Maha
Berfirman). Kebalikannya adalah sifat Kaunuhu Abkama (adanya Allah Dzat yang
Bisu). Dalil bahwa Allah memiliki sifat adanya Allah s.w.t. Dzat yang Maha
Berfirman adalah dalil sifat al-Kalฤm (Maha Berfirman).
- Sifat wajib : Kalam Artinya "Berkata/berfirman"
- Sifat Mustahil : Bukmun Artinya Bisu/tidak bisa berbicara
- Dalil Aqli : "Adanya Alqur'an sebagai kalam Alloh"
- Dalil Naqli : "QS. An-nisa : 154"
ูููููููู
ู ุงูููููู ู
ููุณูู
ุชููููููู
ูุง ุงููุณุงุก: 164
dan
Allah Telah berbicara kepada Musa dengan langsung
0 comments:
Posting Komentar